Yuk! Ketahui Bagaimana Kebaikan yang Merugikan

(Source pic:khoirun.blogpost.com)
Halooo gaes!!

Kali ini kita akan membahas tentang #MenebarKebaikan. Hmmm, berbicara tentang #MenebarKebaikan pasti akan selalu terkait dengan materiil, atau kalau dalam islam namanya Sedekah dan Zakat. Oh iya gaes, kan biasanya kita ingin menyedekahkan sebagian penghasilan kita yang lebih tapi bingung mau menyedekahkannya ke mana gitu, kan? Nah, saya ada solusinya nih gaes! teman- teman bisa sedekah ataupun #zakat melalui @dompetdhuafaorg dimana organisasi ini akan mewadahi atau memfasilitasi niat baik teman- teman. Yaps! teman- teman hanya cukup bersedekah, zakat dan mendonasikan sebagian harta teman- teman yang lebih ke @dompetdhuafaorg nanti niat baik teman- teman tadi akan dikelolah oleh @dompetdhuafaorg untuk di salurkan ke pihak- pihak yang membutuhkan.

Nah Gaes! kembali lagi terkait kebaikan, #MenebarKebaikan tidak melulu tentang materiil loh! Banyak hal kebaikan yang bisa teman- teman lakukan selain materiil seperti tolong menolong dan tersenyum. so S.M.I.L.E gaes! :) kan kita nggak akan tahu, siapa tahu senyum kita bisa membuat hari seseorang menjadi lebih indah, hiya hiya! :D

Gaes, bagaimana dengan kebaikan yang merugikan? Haaa? Wait?! Kebaikan kok merugikan? Masa iya kebaikan itu merugikan, sesat nih!

Walah, walah, :D

Jadi gaes, terkadang banyak orang yang tidak menyadari ini. Mungkin niat baik teman- teman bisa jadi kebaikan untuk orang yang teman- teman tolong tapi merugikan pihak ketiga bahkan pihak keempat, kelima dan seterusnya. Hal ini banyak sekali terjadi di kehidupan sehari- hari kita. Yah walaupun ini hal kecil tapi memberikan dampak yang merugikan. Weeits! tapi jangan salah paham yah gaes, bukan berarti dengan saya menyampaikan ini, teman- teman lebih memilih untuk tidak melakukan kebaikan itu lagi, tetap lakukan yah gaes dengan cara yang tidak merugikan. Yuk kita bahas bagaimana sih kebaikan yang merugikan?

Well, hal ini sebenarnya banyak terjadi di lingkungan kita dan kita tak menyadari itu gaes. Misalnya kita lagi berkendara nih, tiba- tiba ada orang jatuh dari kendaraannya refleks biasanya orang- orang akan membantunya tapi mereka tidak memarkirkan kendaraanya di pinggir jalan. Biasanya mereka hanya meletakkan kendaraannya begitu saja di tengah jalan sehingga kendaraan di belakangnya terhalangi dan membuat jalan jadi macet. Bukan berarti kalau kita memarkirkan kendaraan kita di pinggir jalan dan membantu orang tersebut membuat jalan tidak macet, setidaknya lalu lintas bisa tetap jalan walaupun tidak selancar biasanya sehingga orang- orang masih bisa berkendara melalui jalan itu dibanding kalau kita memarkirkan kendaraan kita tepat di tengah jalan.

Loh berarti kalau jalannya sepi boleh dong? Yah nggak gitu juga gaes, justru kalau jalan sepi itu bisa jadi lebih beresiko karena bisa saja ketika kita refleks berenti dari arah belakang ada kendaraan melaju dengan cepat dan tidak sengaja menabrak kendaraan kita yang terparkir di tengah jalan, sehingga yang tadinya kita niat membantu orang, malah kita membuat orang jadi celaka dan kita pun celaka karena kendaraan kita bisa saja rusak gaes. Nah, jadi gaes misalnya kita menemui kejadian di atas sebaiknya kita mengamankan dulu kendaraan kita baru kita membantu orang jatuh tersebut sehingga kebaikan yang kita lakukan itu tidak merugikan orang lain gaes, okay!? :)

Salah satu kebaikan yang merugikan lainnya adalah penyebaran informasi yang belum kita ketahui dengan pasti apakah ini beneran terjadi atau  tidak, Nah ini lah salah satu kejadian kecil yang juga sering terjadi saat ini. Cukup menggerakkan jari- jari kita, Tap, tap, Sent!. Mungkin dapat dipahami bahwa teman- teman ingin melakukan kebaikan agar orang- orang tidak kelewatan informasi sehingga mereka bisa mengantisipasi, waspada dan berhati- hati terhadap hal itu, tapi tidak jarang informasi yang disebar adalah bohong atau kekeliruan. Misalnya, awal 2019 lalu banyak sekali informasi yang tersebar menjelang pemilu akbar. Entah karena apa, awal berita itu muncul tapi karena kita tidak menginginkan keluarga, teman, dan kenalan kita salah dalam memilih capres, kita langsung saja menyebarkan berita itu tanpa mencari tahu dulu apakah hal itu benar atau keliru dengan harapan yang penting berita itu sampai dulu.

Dan contoh lainnya ialah kasus yang saat ini masih hangat- hangatnya terkait COVID-19, banyak orang yang tiba- tiba menjadi ahli pakar virus dan semacamnya hanya dengan membaca artikel yang masih diragukan kevalidasian informasinya. Mungkin niat baik kita ingin menyebar informasi itu agar orang- orang tetap waspada dan menjaga kebersihan dirinya. Tapi banyak orang tidak menyadari bahwa dengan menyebarkan informasi yang belum tentu kita pahami ini, bukannya membantu orang lain untuk memahami keadaan, malah membuat chaos di masyarakat seperti Panic Buying yang terjadi beberapa hari belakangan dan tidak jarang juga ada yang menyepelekan informasi yang kita berikan karena mereka tidak percaya dengan validasiannya.

Penyebaran informasi ini sendiri, pasti selalu terkait dengan penggunaan media sosial. Di era globalisasi ini semuanya mudah diakses melalui sosial media. Berdasarkan penelitian We Are Social salah satu perusahaan media di inggris menyatakan bahwa rata- rata orang Indonesia menggunakan 3 jam 23 menit dalam sehari untuk mengakses sosial media.

(Data Source: Teknokompas.com)
Dimana indonesia berada di peringkat ketiga, yang secara berurut sosial media yang paling sering digunakan adalah Whatsapp, Facebook dan Instagram. Nah hal ini juga menunjukkan bahwa rata- rata orang indonesia mengahabiskan banyak waktu di sosial media. Jadi yuk gaes, kita menebarkan kebaikan dengan berbagi informasi yang valid dan kalau bisa kita cari tahu dulu sumber atau kebenaran dari suatu informasi itu, sehingga niat baik kita itu menjadi bermanfaat dan tidak merugikan orang lain.

Well Gaes! Udah tau kan kebaikan yang merugikan itu kayak gimana? So, mulai dari sekarang kita bersama- sama mulai merubah mind-set kita, sehingga kita bisa selalu #Menebarkebaikan tanpa harus merugikan orang lain.

Have A Blessed Day Gaes!!


“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Menebar Kebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”










Komentar

  1. kalau anda yang mengalami hal itu paastinya anda akan sadar bahwa semua itu akan berarti

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Kuliah Jurusan Teknik Perkapalan? Kuliah Apa Sih, Itu?"